Wednesday, May 11, 2016

Amal Serta Misteriusnya Ridho Ilahi - Kenikmatan yang diperoleh saat ini memiliki kesinambungan dengan kedua orang tua. Al-Qur'an menyebutnya sebagai walidayya (kedua orang tua yang melahirkan). Konsep ini menolak pemikiran tabula rasa dari John Locke yang percaya pada faktor lingkungan saja sebagai pembentuk karakter manusia. Pertemuan ovarium dan spermatozoid kedua orang tua mengandung karakter kuat yang diwariskan kepada sang anak.

Ketika janin masih dalam kandungan ibu, segala tindakan dan pikiran kedua orang tua terekam dengan baik oleh sang janin. Harapan kedua orang tua bisa menjadi doa. Begitu janin lahir sebagai bayi, sentuhan, belaian, suara halus, hingga tatapan sayang memberikan pengaruh yang kuat. Masa keemasan otak bayi ditentukan selama masa perawatan hingga usia lima tahun. Alangkah besar kenikmatan saat kedua orang tua masih tetap mendampingi hingga lanjut usia.

Ketampanan maupun kecantikan seseorang tidak terlepas dari perawatan kedua orangtuanya dulu. Demikian juga, kecerdasan otak maupun kesehatan dan kebugaran fisik hingga mampu meraih aneka kenikmatan berhubungan erat dengan pola kepengasuhan kedua orang tua. Sesungguhnya, perhatian kedua orang tua merupakan kenikmatan yang memiliki kesinambungan dengan kenikmatan yang diperoleh selama ini.
Islam menawarkan banyak amal kebaikan. Amal adalah pikiran, tindakan, atau perkataan. Tidak ada amal yang terhebat ataupun terkecil. Jawaban Nabi mengenai amal yang paling utama hanya mengikuti kondisi orang yang mengajukan pertanyaan. Seluruh pahala amal kebaikan dilipatgandakan. Karena itu, hampir sulit menemukan orang mukmin yang mampu melaksanakan seluruh amal kebaikan. Yang terbaik adalah melaksanakan amal kebaikan yang sesuai dengan kemampuannya serta sesuai keikhlasan hatinya. Kelak, semua amal kebaikan itu dipilih oleh Allah. Pilihan Allah ini merupakan bentuk ridho-Nya. Melalui Ridho Allah pula, sorga disediakan untuk hamba yang diridhoi.

Ridho Allah masih misteri, sebagaimana miateriusnya keikhlasan hati manusia. Orang yang amal kebaikannya banyak belum tentu masuk surga, sebagaimana orang yang memiliki amal sedikit juga belum tentu masuk neraka. Karena itu, permohonan bimbingan kepada Allah agar mudah melaksanakan amal yang diridhoi-Nya adalah maksudku atas doa Nabi Sulaiman sekaligus doa manusia usia 40-an.
Amal Serta Misteriusnya Ridho Ilahi

0 comments :

Post a Comment