Monday, January 6, 2014

Menggeliatnya perekonomian wilayah pantai Sawarna Banten cukup meyakinkan dengan semakin banyaknya wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang berdatangan yang mau tidak mau di barengi dengan banyaknya homestay yang dibangun di sekitar lokasi pantai sawarna, tumbuh kembang perekonomian yang di tandai dengan banyaknya para pedagang, tukang ojek, pembangunan minimarket, waralaba serta warung-warung makanan yang di kelola oleh masyarakat sekitar. Lokasinya yang berjarak kurang lebih 150 km dari Rangkasbitung (Kabupaten Lebak) ini makin ciamik dan komplit dengan gelombang laut spektakuler yang relatif sempurna bagi para pencinta olahraga surfing atau selancar. Tidak mengherankan apabila pantai yang telah dibuka untuk publik ini menjadi semacam daya tarik dan surga baru bagi peselancar negeri tetangga seperti negara benua Australia, negara Eropa seperti Inggris, negara Asia seperti Jepang, dan Korea.

Banten telah di kenal banyak memiliki beberapa tempat-tempat kawasan wisata yang sangat indah nan elok. Banten masih menyimpan panorama suasana keindahan pantai yang menjadi daya tarik untuk mengundang wisatawan agar bisa menikmatinya. Tak heran, jikalau sampai saat ini wisatawan-wisatawan baik lokal maupun non-lokal melirik untuk datang ke pantai selatan di ujung kulon Pulau Jawa. Salah satu pantai yang pada beberapa tahun sekarang ini terkenal dengan ke keindahannya, merupakan salah satu daya tarik yang tersembunyi (surga tersembunyi) untuk para wisatawan asing dan fotografer. Bukan itu saja, bahkan beberapa media-media di indonesia pun telah mengenalkannya. Jika ingin menikmati suasana pantai, datanglah ke Pantai Sawarna terletak di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kab Lebak, Banten.
Pantai Sawarna menyimpan panorama nan eksotik dan elok, selain pasir pantainya yang putih dan masih alami, bisa juga menikmati air laut yang terlihat berwarna biru jernih. Begitu banyak sudut keindahan Pantai yang dapat dilihat dan dieksplorasi pada saat berkunjung ke sana. Dan jika hanya datang beberapa jam, rasa-rasanya tidak cukup untuk menikmati suasana indah segar pantai di desa sawarna.
Untuk bisa menikmati suasana pesisir tepi pantai sawarna, harus berjalan kaki sekitar 10-15 menit dari gerbang pintu masuk daerah kawasan obyek wisata. Selain itu bisa menyewa sepeda yang sudah disediakan oleh pengelola setempat, atau meminta warga sekitar untuk mengantar dengan menggunakan motor (ojeg motor). Sedangkan harga tiket masuk untuk menuju lokasi pantai tidaklah terbilang mahal, hanya mengocek saku mengeluarkan uang Rp.2000,-per orang. Setelah itu, bisa menikmati suasana panorama pantai yang alami dengan berbagai keindahan nan asri.

Goa Lalay Dan Tanjung Layar di Pantai Sawarna

Di Desa Sawarna Banten juga memiliki tempat-tempat yang menarik bagi pecinta petualangan (adventure), seperti halnya memasuki goa-goa dan dapat pula memanjat tebing. Ada beberapa goa-goa yang terkenal di daerah sawarna ini, misalnya goa lalay, goa lauk, dan goa langir. Namun begitu para wisatawan yang berkunjung kebanyakan lebih tertarik untuk menyusuri Goa Lalay.

Selain goa-goa yang memang masih menyimpan banyak ornamen-ornamen alami, ada juga batu besar yang memiliki ciri khas dan sejarah. Konon, batu besar yang berbentuk seperti layar ini adalah salah satu patokan bagi para nelayan saat berlayar. Para warga setempat menyebutnya dengan nama tanjung layar, di tanjung layar biasanya para pengunjung lebih banyak  menghabiskan waktu untuk berfoto, karena spot untuk pengambilan gambar di sini pun sangatlah menarik dan indah. Di sekitar batu tanjung layar ini, anda juga bisa menikmati deburan ombak yang menghantam karang, sehingga cipratan air terlihat nampak lebih segar. Bukan hanya itu, di tepi pesisir tanjung layar juga anda bisa menyaksikan keindahan panorama yang sangat mempesona dan terasa mengikat kesannya, apalagi saat menjelang matahari terbenam.





1 comments :